David Rizky: Pendiri Rumah Organik Lumajang


Gambaran Umum Rumah Organik Lumajang

Rumah Organik Lumajang (ROL) adalah lembaga informal yang fokus pada pengembangan agrobisnis dan pendampingan masyarakat. Nama Rumah Organik Lumajang menjadi pilihan penulis karena proyek ini diawali di lahan sekitar rumah dan membawa tema organik. Nama organik dipilih karena usaha budidaya cacing menggunakan bahan organik nabati sebagai bahan baku utama pendukung usaha ternak cacing. Selain itu, nama organik dipilih karena usaha peternakan cacing tanah juga menghasilkan pupuk organik berupa kotoran cacing yang memiliki unsur hara dan enzim lebih tinggi dibanding pupuk kandang ataupun kompos. Rumah Organik Lumajang ini didirikan pada tanggal 20 Januari 2013 di Desa Klempokarum, Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang oleh Muchammad Ikhwan David Rizqy.

Fokus awal ROL adalah mengembangkan usaha peternakan cacing tanah di daerah Lumajang untuk memecahkan masalah pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomis. Sampai saat ini kelompok usaha cacing tanah binaan ROL mampu mengolah sampah organik dari limbah rumah tangga, limbah pabrik kayu, limbah pabrik tahu dan limbah pasar sebanyak kurang lebih 5 ton per bulan. Sampah organik tersebut diolah menjadi pakan cacing tanah. Dari budidaya cacing tanah tersebut, dihasilkan 500 kg cacing tanah dan 3 ton pupuk organik per bulan. Sebagian produk cacing tanah diolah menjadi pakan benih lele, benih sidat dan benih gurame, sebagian lainnya dijual ke pabrik pakan ternak.

Usaha budidaya cacing tanah yang dilakukan berbasis pada usaha bersama dimana ROL berperan sebagai induk usaha. Tugas dari induk usaha ini adalah memberikan peluang kepada masyarakat untuk memulai usaha bidang agro. Selain itu, ROL juga berperan dalam membentuk pasar dan mempertahankan harga. Supaya kuantitas produksi semakin bertambah, ROL memgberikan kesempatan kepada masyarakat khususnya pemuda untuk memulai usaha budidaya cacing tanah dan usaha agro lainnya. Sejak tahun 2014 hingga Saat ini Rumah Organik Lumajang mencoba untuk mewujudkan terbentuknya program Kampung Organik Terpadu yang nantinya akan menghubungkan pelaku usaha agro di bidang peternakan, perikanan dan pertanian di Kabupaten Lumajang.

Summary Program Kampung Organik Terpadu

Kampung Organik Terpadu merupakan proyek sosial entrepreneur gagasan ROL yang mengusung kearifan lokal masyarakat setempat dalam hal kemampuan bertani dan beternak sebagai daya ungkit utama dalam proyek tersebut. Proyek ini telah dimulai sejak bulan Januari 2014 lalu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengurai berbagai masalah di masyarakat mulai dari pengolahan limbah organik hingga meningkatkan ekonomi masyarakat untuk mengurangi kemiskinan.

Program Kampung Organik Terpadu akan dibentuk di beberapa desa di Kabupaten Luamajang. Kegiatan utama dalam kampung organik terpadu adalah usaha agro organik yang terdiri dari peternakan, pertanian dan perikanan. Konsep terpadu dalam program ini menjadi pembeda dari usaha agro yang lainya. Konsep terpadu yang dimaksud adalah konsep saling menguntungkan antar kelompok usaha agro dengan memanfaatkan sisa limbah dari masing-masing usaha agro. Limbah organik rumah tangga digunakan sebagi pakan bagi cacing, ikan, dan hewan ternak ruminansia (Sapi dan kambing). Kotoran ruminansia dan cacing tanah dapat digunakan sebagai pupuk organik padat tanaman, air limbah ikan dapat digunakan sebagai pupuk organik cair sedangkan limbah pertanian kembali lagi digunakan untuk pakan cacing tanah, ruminansia dan ikan. Gambaran umum konsep kampung organik terpadu dapat dilihat pada gambar berikut

Kelompok peternak (cacing dan ruminansia)
Limbahpadat
Kelompok pembudidaya ikan
Limbah

cair

Kelompok pertanian

Tanaman pangan

Limbah

padat

Pupuk cair
Pupuk padat
Pakan organik
Pakan tambahan

Profil Penulis

Nama                           : Muchammad Ikhwan David Rizqy, S.ST.Pi.

Tempat/tanggal lahir   : Lumajang/ 16 Juli 1989

Alamat Domisili          : Dusun Krajan 2, RT 02 RW 05, Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

Pendidikan terakhir    : DIV Perikanan, Jurusan Teknologi Akuakultur, Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta

 

Pengalaman organisasi :

  1. Founder dan CEO Rumah Orgaik Lumajang (ROL)
  2. Founder dan Koordinator Forum Komunitas Lumajang (FKL)

No Hp/Telp.    : 0852 0494 3550 (WhatsApp) ,

e-mail              : davidrizqy@gmail.com

Profesi             : wiraswasta

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat ini Rumah Organik Lumajang telah membina 200 peternak cacing tanah di Kabupaten Lumajang, 10 orang peternak cacing di Kabupaten Jember dan 5 orang peternak cacing di Kabupaten Pasuruan. Dengan jumlah aggota sebanyak 215 orang tersebut, Rumah Organik Lumajang memiliki potensi produk cacing sebanyak 500 kg per bulan  dan pupuk kascing sebanyak 5 ton per bulan. Dari kegiatan tersebut, Rumah organik Lumajang mampu mengurai kurang lebih 10 ton limbah organik dari pasar, limbah pabrik kayu, sampah rumah tangga dan limbah pabrik tahu. Produk cacing tanah telah terserap pasar seluruhnya sedangkan pupuk kascing masih belum dipasarkan. Potensi pupuk kascing tersebut dapat dimanfaatkan untuk memulai produksi tanaman organik. Atas pencapaian tersebut, Pada tanggal 28 Oktober 2014 lalu penulis mendapatkan penghargaan Juara-1 Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten dan Juara-2 Pemuda Pelopor Tingkat Propinsi. Penghargaan tersebut menjadikan penulis semakin bersemangat dalam meningkatkan Produksi dan pemberdayaan. Selain membina peternak cacing, sejak tahun 2015 ROL bekerjasama dengan pemuda penggerak lainnya membentuk Ternaknesia.com untuk membina dan memberdayakan peternak kambing dan sapi di Lumajang.