Supiandi: Founder & CEO Berugak Lombok


Brugak

Brugak adalah bale-bale yang digunakan oleh suku sasak untuk berkumpul bersama keluarga, menerima tamu dan kegiatan lainnya. Kami menggunakan berugak sebagai tempat berdiskusi, berfikir bersama dan menawarkan solusi untuk kemajuan pulau Lombok.

Siapa Kami?

Kami adalah pemuda dari pulau Lombok yang memiliki keinginan kuat untuk memajukan pulau Lombok. Potensi pulau Lombok begitu besar “sumberdaya manusia, keindahan alam pantai, gunung, keunikan budaya dan sosial. Potensi akan tetap menjadi potensi, potensi tersebut bisa dirasakan manfaatnya jika kita memanfaatkannya dengan baik. Kami menyadari betul bahwa pembangunan tidak bisa dilaksanakan hanya oleh satu orang, pembangunan yang berhasil itu dilakukan secara bersama-sama/berjejaring.

Founder & CEO Berugak Lombok ~ Supiandi ~

Terune kelahiran Lombok Timur ini adalah alumni jurusan Ilmu Ekonomi FEB UGM. Semasa kuliahnya, Andi aktif diberbagai organisasi kampus, salah satunya adalah pernah sebagai koordinator Mahasiswa dan Siswa Anti Korupsi Indonesia (MahasaksiID), selain itu dia juga terdaftar sebagai asisten dosen FEB UGM untuk mata kuliah Ekonomika Pengantar, Ekonomika pembangunan, Perekonomian Indonesia, dan Ekonomika Pertanian Pedesaan.
Setelah lulus Ilmu Ekonomi FEB UGM, dia mengabdi di Dashboard Ekonomi Kerakyatan FEB UGM sebagai Chief of Strategic Officer, tugasnya sehari-hari adalah merumuskan kajian-kajian terkait pembangunan ekonomi rakyat, aktif sebagai pendamping pembanguan ekonomi desa yang berfokus pada pengelolaan keuangan, penyusuanan RPJMDes dan BUMDes. Untuk memajukan perekonomian rakyat, dia meyakini betul bahwa kuncinya adalah pembangunan sumberdaya manusia. Manusia yang sadar tujuan hidup, hidup bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk membahagiakan sesama. Saat ini juga Supiandi mendapat amanah seagai Koordinator Kajian dan Riset Awardee LPDP NTB.

Supiandi bisa dihubungi melalui Nomor handphone/WA/Line: 081918381255, E-mail: supiandi_9@yahoo.com, Tweitter: @Supiandi_7, Facebook: Supiandi Ndi, website: www.berugaklombok.com atau www.terunesupiandi.blogspot.com

 

Visi-Misi Berugak Lombok

Visi :

Kami mendirikan “Berugak Lombok” sebagai wadah aliansi strategis untuk memajukan pulau Lombok.

Misi :

  1. Aliansi Strategis, kami menghubungkan pihak-pihak yang berkeinginan kuat untuk membangun pulau Lombok (akademisi-bisnis-pemerintah dan media)
  2. Kisah Sukses, kami mendokumentasikan kisah-kisah sukses suku sasak sebagai penebar inspirasi bagi generasi suku sasak selanjutnya
  3. Training, kami memberikan training gratis melalui media online kepada siapapun yang berkeinginan kuat untuk membangun desa, khususnya di pulau Lombok
  4. Publikasi dan re-branding, kami mempublikasikan aktivitas, potensi serta re-branding apapun yang ada di pulau Lombok.
  5. Monitoring, kami melakukan monitoring berbagai aktivitas yang ada di pulau Lombok.

Pemberdayaan Ekonomi

supi eko

Menyelesaikan permasalahan daerah-bangsa tidak bisa dilakukan oleh satu orang/lembaga, harus diselesaikan secara bersama-sama (akademisi-bisnis-pemerintah dan media) dan secara terus-menerus. Oleh karena itu kami berkomitmen hadir sebagai salah satu bagian untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui pemberdayaan ekonomi sesuai dengan keahlian kami:

  1. Penyusunan RPJMN/RPJMD/RPJMDes
  2. Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)
  3. Pengelolaan Keuangan
  4. Pendanaan Pembangunan
  5. Evaluasi Proyek
  6. Evaluasi Dampak Kebijakan Publik
  7. Pengembangan Masyarakat

Pemuda Hebat:

supi pemuda hebat

Kami meyakini untuk membangun daerah-bangsa dibutuhkan generasi yang cemerlang, generasi yang memahami permasalahan dan mampu menjadi problem solver, nasib daerah-bangsa 25 tahun yang akan datang ditentukan oleh pemikiran pemudanya saat ini, kami berfokus pada pelatihan dan pendampingan pemuda menjadi:

  1. Academic Excellent
  2. Scientific Discourse Capability
  3. Networking
  4. Socio Political Engagement
  5. Religious Activity

supi UGM

Berita: http://dek.feb.ugm.ac.id/in/main_ind/news_detail/114/73/1772

Sudah bukan rahasia umum, apabila pembangunan di Indonesia selama ini tidak merata dan cenderung terpusat di kota. Hal tersebut menjadi kegundahan dan kegalauan bagi putra daerah yang berasal dari desa. Pada hari Jumat 6 November 2015, Supiandi putra daerah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengumpulkan rekan-rekan NTB yang berkuliah di Yogyakarta untuk melakukan diskusi ringan tapi kritis untuk membangun daerah asal. Dalam diskusi ini, Supiandi berusaha untuk memotivasi para putra-putri NTB untuk membangun daerahnya dimulai dari desa, Mengapa dimulai dari desa? Tidak dapat dipungkiri meskipun desa kerap diasosiasikan dengan “sumber kemiskinan”, pada kenyataannya apabila penduduk desa mau bekerja keras dan cerdas untuk memaksimalkan potensinya justru desa mampu menjadi tonggak perekonoian daerah. Supiandi memberi contoh bahwa Desa Pongok di Kabupaten Klaten yang mengelola mata air di desa tersebut menjadi usaha pemancingan dan kolam renang yang menghasilkan pendapatan desa sebesar Rp.4 Milyar.

Berdasarkan contoh dari Umbul Pongok tadi, Supiandi berusaha memotivasi para putra-putri NTB yang berkuliah di Yogyakarta untuk memantapkan hatinya membangun NTB dari desa selepas dari bangku kuliah nanti. Namun, hal tersebut bukan pekerjaan yang mudah dan untuk itulah perlu diadakan konsolidasi dan pengawasan yang berkelanjutan agar niat mulia tersebut dapat terwujud. Status provinsi NTB sebagai destinasi wisatawan domestik dan mancanegara menjadi keunggulan tersendiri dan apabila mampu digarap dengan maksimal tentunya akan mendatangkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat NTB. Sebagai langkah awal, para putra-putri NTB tersebut harus dapat mengenali apa potensi dari desa tempat mereka tinggal dengan aktif berdiskusi dengan para tokoh masyarakat. Sesudah mengetahuinya, harus segera dibangun kesadaran bagi para warga untuk bersama-sama membangun perekonomian dengan memaksimalkan potensi yang mereka punya. Jika langkah-langkah tadi diikuti , dijalankan serta dievaluasi perkembanganya secara kontinyu bukan tidak mungkin perekonomian NTB akan tumbuh dan berkembang secara berkualitas.