Bella Moulina, Pendiri Sahabat Ilmu Jambi


Bella Moulina merupakan alumnus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Jambi 2007. Gadis Jambi kelahiran 2 Mei 1990 ini mengembangkan passion menulis dan jurnalistik ketika menjadi Pimpinan Umum Pers Mahasiswa, Majalah Trotoar. Kecintaannya menulis mengantarkannya menjadi Juara I Lomba Karya Tulis Lingkungan Hidup se-Provinsi Jambi pada 2008 dan Juara II Duta Bahasa Jambi 2012. Bella pernah menjadi wartawan di harian Jambi Ekspres.

Dengan perpaduan budaya Palembang, tempat dimana Bella berasal, dan Melayu Jambi sebagai budaya yang ia serap sehari-harinya, membuat ia cinta keragaman Indonesia. Bella yang hobi membaca dan menyanyi ini pernah terpilih sebagai salah satu dari 66 petualang Aku Cinta Indonesia Detikcom 2010 sehingga ia bisa mengenal lebih dekat eksotisme alam dan budaya Banten.

Pendiri komunitas sosial pendidikan, Sahabat Ilmu Jambi, ini juga menyukai anak-anak. Cita-citanya sebagai pendidik terwujud saat ia menjadi guru ketika praktek mengajar di sekolah, menjadi kakak asuh di komunitasnya, dan pengajar bahasa Inggris di Lembaga Pendidikan Primagama. Keinginan Bella untuk mengajar selama satu tahun di luar Jambi terwujud sebagai Pengajar Muda VI yang ditempatkan di SD Inpres Onatali, Rote Tengah, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Alumni pelatihan Forum Indonesia Muda 11 ini berharap kelak anak didiknya disana dapat berprestasi dan sukses meraih cita-cita.

5 (1)

Sahabat Ilmu Jambi (SIJ) adalah komunitas sosial yang bergerak di bidang pendidikan anak-anak dhuafa di Jambi. SIJ juga merupakan wadah bagi para pemuda dan remaja Jambi untuk mengembangkan kapasitas dirinya dalam kegiatan kerelawanan. SIJ pertama kali didirikan atas inisiatif beberapa pemuda Jambi yang tergerak berbagi ilmu kepada anak-anak dhuafa khususnya di Panti Asuhan. Selain itu, keinginan untuk melihat kegiatan kerelawanan positif yang selaras dengan pemerolehan ilmu juga masih kurang di Jambi. Maka dari itu, Bella Moulina dan Meila Rosianika mengajak teman-teman lainnya melalui media social, yaitu Facebook.

Sejak 5 Agustus 2011 didirikan, SIJ telah mendampingi empat Panti Asuhan dan satu rumah belajar di Kota Jambi. Dalam kurun waktu itu pula, lebih dari 100 relawan yang berasal dari kalangan mahasiswa dan pekerja terlibat aktif dalam berbagai program kegiatan SIJ. Program-program tersebut seiring dari masa kepemimpinan satu menuju masa kepemimpinan lainnya menjadi berkembang dan terbagi menjadi berbagai divisi. Dengan tagline “Menebar Ilmu, Membuka Cakrawala”, SIJ membagi kegiatannya menjadi empat divisi.

Divisi pertama yang dibuat oleh SIJ adalah Pendampingan, merupakan program pertama dan utama SIJ. Relawan didalam divisi ini bertugas mendampingi adik asuh di panti asuhan atau rumah belajar yang menjadi tempat pendampingan. Materi pendampingan yang diberikan adalah berupa bimbingan belajar yang dilakukan secara berkala, disesuaikan dengan materi ajar dan tidak bersifat menggurui melainkan mendampingi masing-masing adik asuh. Tak hanya pada materi sekolah yang umum saja, relawan juga mendampingi dalam bidang keilmuan lain, seperti ilmu agama dan public speaking. Relawan juga biasa memberikan game-game edukatif kepada adik asuh setelah kegiatan pendampingan berakhir.

Divisi kedua adalah Taman Baca. Relawan divisi ini memberikan akses berupa bahan bacaan gratis di taman baca SIJ yang terletak di rumah salah satu relawan SIJ. Taman baca disini juga memberikan pendampingan kepada anak-anak yang datang membaca, maupun meminjam buku, seperti menulis, menggambar, dan mendongeng. Koleksi buku yang SIJ miliki beragam seperti, fiksi, non fiksi dan agama. Jumlah koleksi buku mencapai 1000 eksemplar. Taman baca SIJ juga merambah ke daerah pelosok Jambi, yaitu pada tahun 2013 dua taman baca dibuka di Desa Rukam, Kab. Muaro Jambi, dan Nipah Panjang, Kab. Tanjab Timur. Selain itu, salah satu pendiri SIJ yang kini berada di Kab. Sarolangun, Meila, juga mendirikan taman baca bagi anak-anak yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Divisi ketiga adalah Social Entrepreneur. Divisi ini menggerakkan relawannya untuk membuat bisnis social yang keuntungannya digunakan untuk operasional kegiatan SIJ. Beberapa bisnis sosial yang pernah dijalankan adalah garage sale, merchandise SIJ, dan pembuatan pernak pernik dari kain bekas. Divisi ini cukup mempengaruhi kegiatan SIJ, dimana tidak hanya melibatkan relawan yang bekerja, tapi juga adik asuh yang didampingi.

Divisi terakhir adalah Jelajah Sekolah. Tidak hanya menyasar anak-anak dhuafa di Panti Asuhan ataupun lingkungan yang kurang tersentuh, relawan SIJ juga mensosialisasikan kegiatannya kepada pelajar SMA di kota Jambi. Selain sosialisasi pentingnya membaca, relawan juga memberikan ilmu tentang pembekalan remaja, berbagi cerita tentang menggapai cita-cita, dan pemilihan duta SIJ di Sekolah. Harapannya kegiatan yang diikuti pelajar SMA ini dapat memberikan pandangan mengenai dunia kerelawanan dan menjadi acuan mereka memiliki ilmu selain pelajaran di sekolah.

Untuk pengembangan kapasitas diri relawan, SIJ juga memberikan kegiatan setiap satu bulan sekali yang dinamai capacity building. Dalam kegiatan ini, SIJ berusaha memberikan pembekalan relawan ketika melaksanakan kegiatan di lapangan maupun acara keakraban antar relawan. Dalam konsep ini pula, SIJ juga mengundang praktisi pendidikan atau motivator untuk bertukar pikiran, seperti yang pernah dijumpai yaitu Anies Baswedan dan Hikmat Hardono (Penasehat Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar), Ustadz Fariz BQ, Dion Ginanto, Bahren Nurdin, Vera, dan lainnya.

Dalam beberapa kali, SIJ juga memberikan seminar motivasi dan pelatihan untuk pemuda di Jambi. Seminar pertama diadakan pada Oktober 2012 dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Saat itu seminar mendatangkan pembicara nasional dan lokal yang menginspirasi pemuda Jambi lewat gerakan sosial. Selain itu, pelatihan kerelawanan yang bertema SIJ Volunteers Training juga diberikan kepada relawan baru SIJ yang akan bergerak di lapangan. Tidak hanya itu saja, SIJ juga beberapa kali merekomendasikan relawannya untuk mengikuti kegiatan pelatihan kepemudaan dan kepemimpinan berskala nasional, seperti Forum Indonesia Muda, Indonesian Young Changemakers, Indonesian Youth Forum, dan lainnya.

Dalam perjalanan menuju lima tahun, SIJ tidak hanya bergerak sendiri. Ruang kerjasama dengan institusi pemerintahan dan lembaga swasta juga menjadi tujuan. Ini tidak lain kami mengharapkan adanya lingkaran positif antara semua pihak. SIJ sempat menerima dana hibah dari Parlemen Muda Indonesia dan Indonesian Young Changemakers atas inisiatifnya memajukan pendidikan di Jambi. SIJ juga pernah diliput media nasional, yaitu DAAI TV, dan juga media lokal di Jambi baik media cetak maupun elektronik, yaitu Tribun Jambi, Jambi Ekspres, Jambi Today, Boss FM, Gsp FM, Eb FM, Jek TV, dan lain-lain. Saat ini SIJ bermitra dengan pihak Badan Arsip dan Perpustakaan Kota Jambi dalam memberikan pandangan dan akses taman baca. Relawan SIJ dalam waktu dekat akan mengadakan audiensi dengan walikota dan gubernur.

Hingga 2016, SIJ yang saat ini dipimpin oleh Sopian dan Putri ini sudah memiliki ratusan relawan yang terlibat dalam mendukung dan melancarkan kegiatan-kegiatan SIJ, dengan ratusan donatur tidak tetap yang senantiasa semangat dalam membagikan rejeki yang dimiliki, dan juga mitra stakeholder lainnya. SIJ juga telah mengalami perubahan model struktur dan spesifikasi kerja, harapannya adalah kerja-kerja masing-masing divisi dan amanah-amanah yang diemban oleh masing-masing relawan bisa berjalan dengan baik dan terstruktur serta tidak ada tumpang tindih dalam pelaksanaanya. Kedepan SIJ semakin memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan pemerataan pendidikan yang ada di Kota Jambi dengan bekerja sama pada semua stakeholder agar lebih berdampak luas.

Reach us on : sahabatilmujambi.com

Facebook fan page : Sahabat Ilmu Jambi

Twitter : @sahabatilmujbi

Instagram : sahabatilmujbi